segera GABUNG grup facebook di FORSILAP SURABAYA dan KLIK (SIMPAN) untuk download leaflet gambar di atas
Sabtu, 08 Agustus 2009
Selasa, 21 Juli 2009
USB FLASH DISK vs HDD EKSTERNAL [Alnect Komputer]
USB Flash Disk (UFD) merupakan suatu alat yang sudah tidak asing lagi bagi user baik ahli maupun pemakai komputer konvensional, dimana dulu fungsinya sempat berusaha untuk menyimpan data menggantikan fungsi floppy disk yang mulai ketinggalan terutama dalam hal kapasitas. Pada umumnya, media penyimpanan apapun itu sangat penting untuk memback-up atau menyimpan data karena resiko kerusakan harddisk pada komputer saat ini cukup tinggi bahkan tidak terduga-duga, baik disebabkan oleh virus maupun kerusakan fisik harddisk tersebut. “lebih baik sedia payung sebelum hujan” adalah peribahasa yang sangat pas dalam menggambarkannya.
Dalam memilih media penyimpanan juga sangat penting dan gunakan produk yang benar-benar berkualitas dan terjamin. Dewasa ini, penipuan terhadap konsumen berkedok “murah meriah” sudah marak diperjualbelikan yang biasanya jadi sasaran adalah orang-orang awam (wow, mesti hati-hati neh) ^_^
UFD Corsair Flash Voyager 32GB
dari Rp 850.000,- HANYA Rp 799.000,-
The Corsair Flash Voyager adalah flashdisk dengan bahan rubber (karet sintetis) yang tahan terhadap benturan dan tahan terhadap air. Multifungsi untuk menyimpan dokumen mobile Anda, transfer file-file MP3, gambar digital, bahan-bahan presentasi dan lain-lain. Flash Voyager berfungsi secara Plug and Play untuk semua sistem operasi (tanpa tambahan driver)
http://www.alnect.net/products.php?/8/35/115/171/Storage_Media/USB_FlashDisk_32GB/Corsair/UFD_Corsair_Flash_Voyager_32GB
| No. | UFD | HDD |
| 1. | simple, subsitusi fungsi HDD for OS, chat, browsing, etc. | kapasitas penyimpanan lebih besar |
| 2. | menambah kecepatan RAM komputer feat Eboostr | kebanyakan tingkat mobilitas kurang mendukung |
| 3. | “kecil-kecil cabe rawit” dengan tingkat mobilitas yang tinggi | SIMPLE for musik, radio, dan merekam (biasanya masih dengan plug ini USB) |
| 4. | SIMPLE : > for musik (mp3) > for radio (type UFD + mp3) > merekam (type UFD + mp3) | harga mulai terjangkau dan bersaing tanpa meninggalkan mutu dan kualitas [Alnect Komputer] |
| 5. | (sesuai dengan selera) | (sesuai dengan selera) |
HDD External USB Imation Apollo 500GB
HANYA Rp 1.150.000,-
Mengingat akan digunakan oleh mereka yang aktif dan mobile, Imation Apollo dirancang fisiknya hanya seukuran genggaman tangan dan sangat ringan. Dibalut casing berwarna midnight-black dipadu aksen krom, harddisk eksternal ini tampak solid dan elegan. Motif alumunium case bergaris-garis hitamnya memudahkan pengguna memegangnya tanpa khawatir akan selip.
http://www.alnect.net/products.php?/8/51/142/282/Storage_Media/Hard_Disk_Portable/HDD%20External%20500%20GB/HDD_External_USB_Imation_Apollo_500GB_
Sabtu, 11 Juli 2009
KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI PROPINSI SUMATERA UTARA
Arus globalisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan-teknologi tak terelakkan lagi. Seiring perkembangan jaman dengan atau tanpa disadari kemajuan tersebut diiringi oleh perkembangan jumlah penduduk setiap tahunnya. Kepadatan penduduk pun terkadang menjadi pemikiran tersendiri terutama oleh pemerintah setempat. Hal ini juga dirasakan H.T. Erry Nuradi selaku bupati kab. Serdang Bedagai, propinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu, pengamatan dan analisis data perkembangan kependudukan setempat sangat menjadi sasaran utama dalam program pemerintah saat ini. Rona sosial dalam studi ini berusaha memberikan gambaran tentang pembangunan terutama dalam kependudukan di kabupaten Serdang Bedagai tersebut
Tabel 1 Perkembangan Jumlah Penduduk Kab. Serdang Bedagai Tahun 2000-2006
Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Serdang Bedagai 2000-2005 dan tahun 2006
Perkembangan jumlah penduduk di kab.Serdang Bedagai dilihat dari tahun 2000 berjumlah 551.691 jiwa sampai pada tahun 2006 mengalami suatu peningkatan dengan jumlah 591.194 jiwa. Jumlah penduduk Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2001 berjumlah 553.053 jiwa sedangkan pada tahun 2002 menjadi berjumlah 557.052 jiwa. Dimana jumlah penduduk pada tahun 2006 terbesar berada di Kecamatan Perbaungan dengan jumlah penduduk sekitar 117.556 jiwa dan jumlah penduduk terkecil berada di Kecamatan Dolok Merawan berjumlah 16.459 jiwa.
Tabel 2 Perkembangan Jumlah Penduduk Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2006
| No | Tahun | Jumlah Penduduk (Jiwa) | Pertumbuhan Penduduk (%) |
| 1. | 2000 | 551.691 | - |
| 2. | 2001 | 553.053 | 0,24 |
| 3. | 2002 | 557.052 | 0,71 |
| 4. | 2003 | 596.040 | 6,54 |
| 5. | 2004 | 588.263 | - 1,32 |
| 6. | 2005 | 599.151 | 1,8 |
| 7. | 2006 | 591.194 | - 1,34 |
Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Serdang Bedagai 2000-2005 dan tahun 2006
Laju pertumbuhan penduduk di kabupaten Serdang Bedagai sebesar 0,59 % per tahun dengan rata-rata 0,05 %. Dengan laju pertumbuhan penduduk terbesar terdapat di kecamatan Kotarih sebesar 0,32 % dan laju pertumbuhan penduduk terkecil terdapat di kecamatan Sei Rampah sebesar -0,02 %. Dari data tersebut bisa disimpulkan distribusi pemerataan penduduk dalam setiap wilayah walaupun masih terlihat kurang tetapi sudah mulai mendekati pemerataan kepadatan penduduk. Adapun kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk setiap 1000 m. Kepadatan penduduk di Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2006 sebesar 3730,17 jiwa/ km. Kepadatan terbesar di Kecamatan Perbaungan sebesar 554,93 jiwa/ km dan kepadatan penduduk terkecil di Kecamatan Kotarih sebesar 129,62 jiwa/ km.
by : Budi Eko Siswoyo
Jumat, 10 Juli 2009
GUDANG LOMBA
pojok info ala BOED
SMP/ SMA :
> OLIMPIADE GEOGRAFI & LKTI SMU
Mahasiswa :
Guru :
> LOMBA MENGULAS KARYA SASTRA LMKS 2009
> LOMBA KEBERHASILAN GURU TINGKAT NASIONAL 2009Informasi akan senantiasa boed usahakan untuk update terlebih demi menyalurkan berbagai info yang diharapkan bermanfaat buat Anda sekalian. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi http://boed-bc.blogspot.com atau email di q_light@plasa.com or dai_q2000@yahoo.com
Rabu, 08 Juli 2009
ANALISIS JURNAL KONSELING
Sumber : (1) Jurnal Penelitian (2) Jurnal Gizi Klinik Indonesia
Bahasan : (1) Pengembangan Kreatifitas Siswa Melalui Seni Rupa oleh Jasa Sembiring (2) Cyberounceling (3) Model Konseling Untuk Meningkatkan Religiusitas dan Modernitas Remaja Berdasarkan Parenting Style (4) Pengembangan Program Bimbingan dan Konseling yang Berorientasi Kecakapan Hidup (5) Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Status Gizi Ibu Hamil KEK pada Program JPS-BK di kota Palembang
Pada halaman sebelumnya (bisa mengunjungi link yang sudah disediakan) telah terlampirkan beberapa jurnal yang berisi kumpulan penelitian baik yang langsung berhubungan dengan konseling secara pikologi maupun yang berkaitan dengan konseling kesehatan. Dalam kesempatan ini penulis ingin mengupas dan mencoba menganalisis lebih dalam mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penelitian-penelitian tersebut dari sudut pandang ilmu konseling dengan model-model pendekatannya terutama untuk lebih mengetahui apakah konseling yang diterapkan sudah sesuai dengan tujuan dari konseling itu sendiri atau malah kurang bahkan tidak sesuai dengan definisi konseling sendiri.
Menanggapi penelitian Cybercounceling oleh Lia dalam kajian mengenai konseling melalui internet dirasa kurang selaras dengan definisi konseling sendiri. Konseling adalah pertemuan secara tatap muka antara konselor dengan klien yang diharapkan nantinya klien dapat menentukan keputusan yang tepat baik bagi diri sendiri maupun keluarganya, kemudian bertindak sesuai dengan keputusannya. Sedangkan penelitian saudari Lia dalam mengimplementasikan konseling melalui cybercounceling kurang sesuai dengan definisi dari konseling seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Cybercounceling ini didasari oleh perkembangan global yang semakin pesat khususnya di bidang teknologi komunikasi yang memberikan pengaruh terhadap pelayanan dan bimbingan konseling. Menurutnya, konseling tidak hanya melalui proses tatap muka tetapi lebih dari itu dengan menggunakan media komunikasi seperti telepon, internet, e-mail, chat rooms, dan video. Hal ini dianggap sebagai suatu inovasi yang dapat mengikuti kecepatan dan keefektifan komunikasi lewat internet dan merupakan layanan yang tanpa harus berhadapan langsung dengan klien. Demikian pula klien, dapat memperoleh informasi dalam ruang lingkup yang luas.
Memang pada umumnya, inovasi yang ditawarkan penelitian tersebut bisa melingkupi tujuan dari konseling yaitu klien dapat memahami filosofi dan mulai lebih memanfaatkan program, akan tetapi dengan adanya …………….. (selanjutnya, DOWNLOAD)









